Jumat, 12 September 2014

Keadaan Iklim Indonesia Kurikulum 2013

  “…Keadaan iklim Indonesia…”

Berdasarkan letak lintangnya, Indonesia berada di daerah iklim tropis. Akibatnya, Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh berhembusnya angin muson. Angin muson adalah udara yang bergerak berganti arah dalam periode satu tahun karena adanya perbedaan suhu udara di belahan bumi yang berbeda.



Angin muson yang bertiup di Indonesia terdiri atas angin muson barat dan angin muson timur yang masing-masing bertiup selama 6 bulan secara bergantian.

Musim kemarau di Indonesia
Pada waktu matahari beredar di belahan bumi utara, daratan Asia mengalami musim panas. Hal ini dikarenakan adanya intensitas penyinaran matahari yang cukup tinggi. Pada saat itu, daratan Asia menjadi daerah yang memiliki tekanan udara minimum. Sementara itu, di belahan bumi selatan (Australia) sedang berlangsung musim dingin yang menjadikan daerah tersebut bertekanan udara maksimum. Akibatnya, bertiuplah angin dari Australia menuju daratan Asia yang disebut angin muson timur.

Angin muson timur menimbulkan musim kemarau di belahan bumi selatan, seperti di Australia Utara dan Indonesia terutama di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung pada bulan April sampai Oktober.

Musim hujan di Indonesia
Pada waktu matahari beredar di belahan bumi selatan, di daratan Australia sedang mengalami musim panas sehingga menjadi daerah yang bertekanan udara minimum. Sementara itu, di belahan bumi utara (Asia) sedang terjadi musim dingin yang menjadikan daerah tersebut bertekanan udara maksimum. Angin yang bertiup di Asia Selatan dan Asia Tenggara disebut angin muson barat.

Angin muson barat Hindia banyak mengandung uap air. Hal ini mengakibatkan sebagian besar wilayah Indonesia dan Australia bagian utara mengalami musim hujan. Daerah Indonesia yang mengalami musim hujan meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Musim hujan di Indonesia berlangsung pada bulan Oktober sampai April.

Di daerah sepanjang garis khatuliswa, seperti di Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, dan Pulau Halmahera bagian selatan tidak terpengaruh oleh perubahan musim tersebut. Di daerah ini hujan turun hampir sepanjang tahun.

Diantara musim hujan dan kemarau biasanya terjadi perubahan musim yang disebut musim pancaroba yang ditandai kondisi cuaca yang cepat berubah. Perubahan musim dari penghujan ke kemarau disebut musim mareng, sedangkan perubahan musim dari musim kemarau ke hujan disebut musim labuh

BY : Dedet Rinaldi
Kelas : VII 6


Kunjungi  Blogku : 

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.