Senin, 27 Oktober 2014
Cara Root Hp Android Tanpa PC
Sabtu, 20 September 2014
Trik Gratis Internet Di Android Part 2
Rumus mtk untup 1 smp
Rumus Matematika UntukSMP kelas 7oke kali ini saya akan bagikan tentang rumus matematika untuk smp kelas 7 mengenai SkalaSkala merupakan perbandingan ukuran gambar dengan ukuran asli / sebenarnya. Perhatikan Rumus skala berikut :Skala = Ukuran model : ukuran sebenarnyaContohsebuah Peta digambarkan dengan skala 1 : 500000 cmHitung jarak sebenarnya jika diketahui jarak antara kota A dan B digambarkan dengan panjang 2 cm pada peta?Jawabrumus Jarak sebenarnya = Skala x jarak kota A dan Bjadi Jarak sebenarnya = 500000 x 2= 1000000 cmKarena yang diminta jarak sesungguhnya maka kita dijadikan km sehingga nilainya 10 km.Rumus AljabarCoba kita ingat-ingat ketika kita awal mengenal aljabar. Saat itu mungkin kita sedang duduk dikelas 1 SMP. Aljabar...? Apakah geranganyang terjadi dengan aljabar he he eh? Selama kita belajar di tingkat SD, sangat sedikit sekali atau tidak pernah mengenal aljabar.Padahal kita telah mengetahui bahwa aljabar merupakan salah satu cabang ( he he he kayak olah raga saja ada cabangnya ) dari matematika yang menurut saya sangat penting.Karena itu kita harus terus melakukan inovasi agar kita dapat mengenalkan aljabar dengan cara menyenangkan pada anak-anak agar dapat diterima dengan baik. Agar terasa lebih menarik, aljabar kita kenalkan sebagai kesatuan yang utuh dengan aritmetika dan geometri.Mari kita bermain dengan rumus-rumus dasar aljabar. Ini lah rumus-rumus paling populer ketika berkenalan dengan aljabar:(x+y).(x+y) = x.(x+y) + y(x+y)= x^2 + xy + xy + y^2= x^2 + 2xy + y^2Para siswa pemula, biasanya mengharapkan hasil akhir operasi aljabar tersebut hanya berupa dua suku:x^2 + y^2Tapi yang benar terdiri dari tiga suku:x^2 + 2xy + y^2Berikut merupakan rumus aljabar yang juga terkenal dan hasil akhir dari rumus tersebut terdiri dari dua suku:(x+y).(x-y) = x.(x-y) + y.(x-y)= x^2 – xy + xy – y^2= x^2 – y^2Mari kita mainkan identitas rumus-rumus aljabar di atas untuk bisa berhitung cepat (aritmetika/aritmatika).Hitunglah63^2 – 62^2 = ???= 125.Kok bisa ya...?63^2 – 62^2 = (63 + 62).(63 – 62)= 125. 1 = 125 (Selesai.)Contoh:76^2 – 75^2 = ???= …. = 151 (Selesai.)Silahkan kalian cermati caranya:76^2 – 75^2 = (76+75).(76 – 75)= 151 (Selesai).Bagaimana dengan soal berikut:83^2 – 81^2 = ???= (83+81)(83-81)= 164.2 = 328 (Selesai).Selanjutnya kita coba dengan bentuk-bentuk soal aritmetika yang berbeda:23 x 17 = ???= (20 + 3)(20 – 3)= 20^2 – 3^2= 400 – 9 = 391 (Selesai).28 x 32 = ???= (30 – 2)(30 + 2)= 900 – 4 = 896 (Selesai).65 x 75 = ???= (70 – 5)(70 + 5)= 4900 – 25 = 4875 (Selesai).Silakan kalian berlatih dengan soal berikut ….38 x 42 = …74 x 66 = …25 x 35 = …(Jawab: 875, 4884, 1596).Selamat bermain dengan matematika yang lebih kreatif…terimakasih atas kunjungan anda dan selamat mengamalkan ... semangat dan semangat
Jumat, 12 September 2014
Keadaan Iklim Indonesia Kurikulum 2013

Angin muson yang bertiup di Indonesia terdiri atas angin muson barat dan angin muson timur yang masing-masing bertiup selama 6 bulan secara bergantian.
Musim kemarau di Indonesia
Pada waktu matahari beredar di belahan bumi utara, daratan Asia mengalami musim panas. Hal ini dikarenakan adanya intensitas penyinaran matahari yang cukup tinggi. Pada saat itu, daratan Asia menjadi daerah yang memiliki tekanan udara minimum. Sementara itu, di belahan bumi selatan (Australia) sedang berlangsung musim dingin yang menjadikan daerah tersebut bertekanan udara maksimum. Akibatnya, bertiuplah angin dari Australia menuju daratan Asia yang disebut angin muson timur.
Angin muson timur menimbulkan musim kemarau di belahan bumi selatan, seperti di Australia Utara dan Indonesia terutama di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung pada bulan April sampai Oktober.
Musim hujan di Indonesia
Pada waktu matahari beredar di belahan bumi selatan, di daratan Australia sedang mengalami musim panas sehingga menjadi daerah yang bertekanan udara minimum. Sementara itu, di belahan bumi utara (Asia) sedang terjadi musim dingin yang menjadikan daerah tersebut bertekanan udara maksimum. Angin yang bertiup di Asia Selatan dan Asia Tenggara disebut angin muson barat.
Angin muson barat Hindia banyak mengandung uap air. Hal ini mengakibatkan sebagian besar wilayah Indonesia dan Australia bagian utara mengalami musim hujan. Daerah Indonesia yang mengalami musim hujan meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Musim hujan di Indonesia berlangsung pada bulan Oktober sampai April.
Di daerah sepanjang garis khatuliswa, seperti di Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, dan Pulau Halmahera bagian selatan tidak terpengaruh oleh perubahan musim tersebut. Di daerah ini hujan turun hampir sepanjang tahun.
Diantara musim hujan dan kemarau biasanya terjadi perubahan musim yang disebut musim pancaroba yang ditandai kondisi cuaca yang cepat berubah. Perubahan musim dari penghujan ke kemarau disebut musim mareng, sedangkan perubahan musim dari musim kemarau ke hujan disebut musim labuh
Jumat, 15 Agustus 2014
Cara Internet Gratis Android dengan Psiphon
Cara Internet Gratis Android dengan Psiphon
- Pertama download aplikasi Pshipon dari Smartphone Anda melalui Google Play Store atau link berikut https://play.google.com/store/apps/details?id=com.psiphon3&hl=en
- Kemudian setelah berhasil didownload buka aplikasi Psiphon tersebut maka akan ada 2 pilihan yaitu "Use Psiphon Browser Only" dan "Tunnel Whole Device",pilih yang "Tunnel Whole Device"
- Kemudian tunggu sampai icon P berwarna biru artinya sudah konek dan bisa langsung digunakan untuk akses internet secara gratis
- Hasil tes kecepatan dengan kartu 3 AON 0 pulsa 0 kuota
- Sangat mudah dan sangat sederhana bukan? Selamat mencoba
agar tidak memakan kuota atau pulsa untuk kartu lain bisa dicoba sendiri :D
Kamis, 17 Juli 2014
Cara pasang Auto Macro
Download Di bawah inii gan >>>
4shared Auto Macro By Deri.rar
Kamis, 19 Juni 2014
Cara memper kecil File
WinRAR juga sampai saat ini masih menjadi sebuah aplikasi gratis yang paling populer dan dengan jumlah download yang paling banyak di dunia, (berdasarkan info terbaru di banyak sumber), sehingga WinRAR sudah menjadi software yang teruji kualitasnya.
Seperti dibahas sebelumnya (belum selesai), WinRAR support pada format seperti RAR, ZIP, CAB, ARJ, LZH, ACE, TAR, GZip, UUE, ISO, BZIP2, Z dan 7-Zip.
Download Software memperkecil file, WinRAR
Cara Mengkompres file dengan WinRAR:
- Pilih file yang mau dikompres.
- Klik kanan file, pilih “add to archieve...“
- Muncul jendela baru, ada kotak dialog baru.
- Buka file WinRAR yang akan diekstak.
- Pilih menu “Exctract To” (terlihat jelas diatas tulisannya).
- Muncul jendela baru, Pilih tempat ekstrak file diletakan, klik ok.
- Tunggu proses hingga 100%, selesai. Mengekstrak file dengan WinRAR dapat dengan cepat dilakukan.
Semoga Artikel tentang memperkecil ukuran file dengan winRAR ini dapat bermanfaat.
Jangan lupa Like ya
Cara Isi Games PS2 ke Hardisk Eksternal atau Flashdisk
Sebelum melangkah ke proses download USB Utility, di sini.
Langkah untuk mengisi games Playstation 2 ini terhitung mudah. Ikuti tutorialnya di bawah ini step by step.1. Sebelumnya sobat harus memiliki file games PS2 di komputer atau notebook dalam format ISO.
2. Siapkan hardisk eksternal atau flashdisk yang akan di isi game.
3. Apabila ada data penting pada hardisk atau flashdisknya, sebaiknya dibackup dulu ke hardisk pc.
4. Format hardisk atau flashdisk secara langsung melalui windows explorer.
Cara formatnya:
- Format file sistemnya ke fat32,
- Pilih quick format agar berjalan cepat.
- Volume label bebas diisi apa saja.
- Tunggu hingga proses format selesai.
5. Setelah diformat, kita membutuhkan USB Utility, bisa diunduh di sini.
Tampilan aplikasi tersebut seperti gambar di bawah ini:
6. Buka USBUtil-nya. Untuk mengisi games, dari menu file, pilih create games from ISO.
7. Lalu kita cari games PS2 dengan format ISO yang sebelumnya kita simpan di hardisk PC atau NB.
8. Setelah games PS2-nya ditemukan, langkah selanjutnya kita browse drive (flashdisk atau hardisk eksternal) yang telah kita format sebelumnya.
Setelah kita menentukan drive dari flashdisk atau hardisk eksternalnya, baru kita klik create.
9. Tunggulah hingga pengisian games selesai. Jika telah selesai, klik close.
Selesai sudah. Gamenya telah berhasil kita tambahkan.
Untuk tutorial videonya silahkan buka tautan ini.
Cara membuat Game Flash
Hey sob, anda ingin membuat sebuah game? Disini lah kamu bias mengerti bagai mana cara membuat game, kamu jga bisa dapatkan langkah-langkah bagai mana caranya membuat suatu game sendiri. Yang pastinya seru membuat game sendiri dan bisa memainkan sendiri ;). Pada awalnya saya ingin kenalin dlu nih sob ada beberapa software untuk membuat game, antara lain :
1. Stencyl
Platform pembuat game ini sangat fleksibel. Selain bisa diinstal di berbagai OS, game ini bisa digunakan dalam multidevice, mampu dijalankan di aplikasi iOS, Android, ataupun lainnya.
Fasilitas eksport ke dalam file swf sehingga mampu dijalankan di atas browser web, baik via Adobe Flash player ataupun HTML 5 menjadikan hasil kreasi game kita akan dengan mudah dipublikasikan, dimainkan dan mungkin juga dipasarkan.
Jika tertarik untuk memulainya, Anda dapat belajar tutorial gratis tahap demi tahap dari yang paling dasar sampai yang advance di situs resmi Stencyl yang dinamakan Stencylpedia, tepatnya di sini http://www.stencyl.com/help/. Sedangkan installernya bisa didownload di sini http://stencyl.com/
2. Game Maker
Seperti pembuat game pada poin satu, game ini juga mampu dijalankan via OS Windows atau Mac OS dan cara menggunakannya pun cukup dengan drag & drop. Namun kelebihan dari game ini bisa dibuat dalam bentuk 2D ataupun 3D.
Awalnya game maker ini dikembangkan oleh Mark Overmars dengan menggunakan pemrograman Delphi dan saat ini platform tersebut dikembangkan serta dipopulerkan oleh perusahaan software YoYo Games.
Selain sajian fitur yang mudah dengan metode drag & drop, game ini juga mampu dikembangkan lebih lanjut ke dalam game professional jika diinginkan.
Bahasa pemrograman game maker yang dibuat sendiri oleh YoYo Games yang bernama bahasa GML (Game Maker Language) akan memberikan keleluasaan buat para developer game profesional untuk mengembangkan game ciptaannya tanpa batas.
Langsung saja jika tertarik mengembangkan game ini download softwarenya di sini http://www.yoyogames.com/gamemaker/studio/free, sedangkan official tutorialnya bisa diikuti di sini http://wiki.yoyogames.com/index.php/GameMaker:Studio_Tutorials
3. Game Salad
Game engine ini awalnya banyak dikembangkan untuk membuat game di berbagai aplikasi Mac OS, baik iPhone, iPad dan sejenisnya. Namun sekarang game ini juga bisa dijalankan di Windows untuk para pengembang game Android.
Game Salad menyediakan template dasar yang bisa kita kembangkan, namun bisa juga jika kita ingin buat dan merangkai sendiri dari scratch, model ini juga bisa dilakukan dengan cukup mudah.
Jika Anda banyak bekerja sebagai penjual templete ataupun aset game lainnya, platform ini mungkin akan lebih cocok digunakan. Pasar resmi apple yang bernama App Store bisa menjadi media pemasaran hasil kreasi templete dan game yang anda buat dan pasar ini sudah menjadi pasar aplikasi online terbesar di dunia.
Sama dengan beberapa bahasan sebelumnya, platform ini dapat dikatakan tidak diperlukan kemampuan pemrograman dalam membuat game. Semuanya cukup drag & drop, dan hanya butuh pengaturan property yang berupa istilah yang sangat umum.
Serangkaian imajinasi mungkin sudah dianggap cukup untuk mengembangkan game pada platform ini. Software game engine ini bisa didapatkan secara gratis di official web-nya di http://gamesalad.com dan tutorialnya dasarnya di sini http://cookbook.gamesalad.com/tutorials
Dari serangkaian platform pembuat game yang cukup interaktif dan sangat user friendly tersebut, dunia kreatifitas dalam perpaduan seni dan teknologi akan sangat semakin inklusif dan terbuka.
Bisa digunakan oleh siapapun dan difungsikan dalam bidang apapun dengan ujung tombak yang bernama kreatifitas. Selamat berekspresi dengan game.
Perancangan game
Merancang suatu game bukanlah suatu hal yang gampang. Untuk merancang suatu game yang sangat “CANGGIH” pastinya dibutuhkan waktu yang amat sangat lama. Itulah alasannya mengapa seorang game designer membutuhkan waktu yang bisa jadi bertahun-tahun hanya untuk mengumpulkan ide dari suatu game yang akan dibuat nantinya. Dalam mendesain/merancang game, seorang designer (atau satu team designer) mengumpulkan ide-ide terlebih dahulu selama beberapa waktu. Ide yang dimaksud adalah :
1. seperti apa game itu nantinya,
2. bisa dimainkan oleh berapa orang,
3. genrenya apa,
4. memakai sistem skor atau tidak,
5. karakterkarakternya (termasuk sketsa/gambarnya plus biodata juga),
6. aturan-aturan permainan (HP/MP/FP/LP/lainnya),
7. cerita dalam game (ini bisa saja menjadi novel jika diterbitkan sendiri
8. berapa level karakter,
9. perilaku karakter pada tiaptiap level,
10. equipment/peralatan karakter (pedang, pistol, palu, parang, panah, sekop, helm, pakaian/zirah, tato, bom, senjata mesin, bazoka, dsb.),
11. lingkungan tempat karakter beraksi (termasuk dunia, peta, jalan raya, bangunan, dsb.),
12. kendaraan (mobil, kereta, pesawat, kapal, papan luncur, sepeda motor, dsb.),
13. tipe akhir permainan (closedended atau openended),
14. engine yang akan digunakan,
15. sistem pencahayaan (HDRI atau tidak),
16. hukum ekonomi ( misalnya perbedaan kurs mata uang dalam game, contohnya ada di RF Online),
17. AI,
18. dan sebagainya.
Tapi saran saya, karena kita baru saja akan belajar tentang pembuatan suatu game. Lebih baik tidak usah membuat game dengan kopleksitas yang sangat tinggi, cukup mengambil beberapa poin utama saja dari contoh diatas tadi agar ketika kita belajar tidak keteteran sendiri nantinya.
Mewujudkan rancangan
Mewujudkan rancangan merupakan kelanjutan dari perancangan suatu game. Di bagian ini, semua kru bekerja. Seniman visual atau disebut juga artist (dalam hal ini bisa 2D atau 3D) memvisualisasikan karakterkarakter, lingkungan, item khusus dan bermacam material/tekstur, atau juga poster. Tidak lupa, mereka juga bertugas membuatkan animasinya (2D, 3D, bahkan animasi tekstur). Perangkat lunak yang biasanya digunakan oleh seorang artist seperti Blender, 3D Studio Max, Maya, Milkshape, Cinema4D, dkk. untuk membuat model dan animasi 3D. Untuk 2D, mereka biasanya memakai Photoshop, CorelDRAW, TextureMaker, dkk. dalam membuat karakter 2D dan material/tekstur.
Apakah selalu visual? Tidak. Pernahkah Anda memainkan game tanpa suara? Bagaimana rasanya? Terkadang tidak nikmat memainkan game tanpa suara. Suara, saat ini adalah komoditi dan kebutuhan tersendiri dari suatu game. Suara apa saja, sih? Oho, cukup kompleks. Suara di sini bisa dalam bentuk SFX, dialog, atau musik. Ada musik latar belakang (biasanya disebut background music/BGM), musik khusus (saya bilang khusus untuk menyebut yang seperti di Guitar Heroes atau Ayodance), sound
effects/SFX/efek suara, dan percakapan karakter di dalam game (ini jelas perlu casting). Tidak menutup kemungkinan suarasuara jenis lain yang tidfak termasuk di sini karena ketidaktahuan saya.
Apa itu SFX? Jika Anda mendengar suara tring dari pedang, dor dari senjata, bum dari ledakan, brum dari mobil, byur dari air, crot dari tubuh disayat, dsb. ketika Anda memainkan game, maka Anda sebetulnya mendengarkan SFX. SFX adalah efek suara yang direkam dari dunia aslinya dan dimasukkan ke dalam game. Jadi, suarasuara pedang yang Anda dengar di dalam game sebetulnya adalah suara pedang asli yang direkam kemudian dimasukkan ke dalam game. Nah, sudah paham? Dewasa ini, SFX tidak melulu diambil/direkam dari dunia nyata. SFX bisa dihasilkan menggunakan perangkat lunak (semisal Audacity, LMMS, Wavosaur, atau FruityLoops). Pilihan kedua ini sebetulnya lebih murah asalkan sumber daya manusianya memadai.
BGM adalah musik yang mengiringi Anda tiap kali Anda memainkan Super Mario Bros, Contra Force, RF Online, Ragnarok Online, Cabal Online, atau lainnya. Musik ini biasanya dimainkan sejak awal permainan sampai game over. Suatu game biasanya memiliki banyak BGM, sesuai suasana yang dialami karakter atau yang dibawakan oleh game. Misalnya, untuk petualangan maka musiknya gembira dan bertempo cepat. Sedangkan untuk suasana horor musiknya suram dan bertempo lambat, dan sebagainya. Seringkali, suara karakter asli dibutuhkan, baik dalam percakapan ataupun monolog. Karena itu, diperlukan pengambilan suara (casting) dari orang betulan, sama seperti film animasi. Jika Anda sering memainkan Call Of Duty atau Civilization, Anda akan sering menemui percakapan antartokoh (bukan teks, tetapi suara asli). Ini tentunya akan menambah kernyataan (realita) game Anda jika memang nantinya karakter didesain untuk berbicara.
Programing
Memprogram adalah bagian tersendiri yang tidak ditentukan sebelum atau sesudah tahap lainnya. Bisa saja tahap ini dikerjakan berbarengan dengan lainnya. Sambil seniman visual membuat model karakter, si programer menulis source code untuk physicnya. Atau bisa juga ditambahkan pada akhir proses, yaitu membuatkan cheat. Apa saja yang diprogram? Banyak sekali. Jika desainnya mengharuskan memakai engine sendiri, maka si programer harus membangun engine dari nol. Bisa engine secara keseluruhan engine untuk fisika (physic), engine untuk suara 3D, engine untuk AI, dsb. Nantinya akan ada banyak source code yang harus ditulis oleh programer selain engine. Semisal mengode GUInya, event, menggarap sistem pencahayaan, menggarap mode multiplayer, menggarap jaringan/sistem online, mempersatukan artwork dari semua bagian lain (visual+audio+konsep+dll.), dan banyak lagi. Sungguh, bagi saya programer adalah bagian yang sangat sulit. Selain harus bisa berkomunikasi lancar dengan bagian lain, harus menguasai betul bidangnya. Kalau yang dibuat adalah game 3D bergenre Action atau FPS, maka biasanya yang harus dikuasai adalah fisika newtonian, matematika (aljabar dkk.), psikologi (ini untuk bikin AI), dan tentu bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang termahsyur untuk pembuatan game skala besar adalah C++. Sekadar catatan, semua itu tidak harus dikuasai oleh satu orang programer. Bisa saja dalam tim pengembang game, ada lebih dari satu programer (katakanlah, ada tim dalam tim). Seseorang bertugas memprogram efek air, seseorang bagian fisika, seseorang bagian engine, seseorang bagian AI, dan seseorang sebagai lead programmer yang memimpin semuanya. Pembagian kerja seperti ini sudah sangat lumrah dalam dunia pembuatan game dewasa ini. Jadi wajar saja jika dalam satu tim, divisi programer diisi oleh banyak orang.
Demikianlah yg bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi semua yang membacanya , ayo buatlah kreasi anak bangsa yang berkualitas
Download Gta Extreme Indonesia Full MOD
![]() |
| GTA Sanandreas |
List Modnya :
![]() |
| Menu |
![]() |
| Mod |
![]() |
| SPBU |
( Hanya Beberapa SS :D)
Link Updater : Google Drive
Link vers 4.1 : Google Drive
(Mediafire, Size 5,3GB Compressed 869MB)
Cara membuatcheat Point Blank(Cara2)
tinggal lo pelajari aja dengan teliti dan memerlukan ketekunan dan keuletan dalam membuatnya, tapi kalau lo udah mahir tidak perlu lagi ini,,,,, lo tinggal buka Aaj langsung Visual Basic. 6.
Langsung saja Nie caraya :
2. Lalu Juga Download cara pembuatanya, karena gk mungkin ane jelasin satu satu karena buanyak banget mending DOWNLOAD DISINI
3. Sekarang Cara pembuatan Injectornya (Maaf klo soure code nya gk bisa di copy) :
Klo gk mau repot Tinggal Download DISINI
Dan Video Tutornya :
Klo Lo Progammer Sejati nih Lihat dan Buatlah :
pilih standard exe.
A. Pembuatan Form dan Design
- bikin 1 form, 1 label dan 1 timer, jadinya seperti ini
silakan dikreasikan formnya semaunya,
syarat harus ada 1 label dan 1 timer pada form. selanjutnya,
B. Code dan Modules
klik kanan pada form --> pilih view code.
isikan kode berikut pada form1,
Spoiler:
Option Explicit
'Win 2k, ME, XP
Private Const GWL_EXSTYLE As Long = (-20)
Private Const WS_EX_LAYERED As Long = &H80000
Private Const LWA_ALPHA As Long = &H2
Private winHwnd As Long
Private NamaDll As String
Private Declare Function GetWindowLongA Lib "USER32" (ByVal hwnd As Long, _
ByVal nIndex As Long) As Long
Private Declare Function SetWindowLongA Lib "USER32" (ByVal hwnd As Long, _
ByVal nIndex As Long, _
ByVal dwNewLong As Long) As Long
Private Declare Function SetLayeredWindowAttributes Lib "USER32" (ByVal hwnd As Long, _
ByVal crey As Byte, _
ByVal bAlpha As Byte, _
ByVal dwFlags As Long) As Long
Private Sub silakandiedit()
'---------------------------------------------------------------
' silakan diedit bagian kode dibawah ini
'---------------------------------------------------------------
Me.Caption = "BlazeTorm_Injector™" 'pengaturan caption atau nama injector
Opacity 255, Me 'pengaturan transparent form MinVal = 20: MaxVal = 255
NamaDll = App.Path & "" & "Angel.dll" 'isikan nama library, contoh: suntix.dll
FileTarget = "PointBlank.exe"
Timer1.Interval = 20 'interval untuk timer
'----------------------------------------------------------------
End Sub
'fungsi transparent form
Private Sub Opacity(Value As Byte, _
Frm As Form)
Dim MaxVal As Byte
Dim MinVal As Byte
On Error GoTo ErrorHandler
MinVal = 20
MaxVal = 255
If Value > MaxVal Then
Value = MaxVal
End If
If Value < MinVal Then
Value = MinVal
End If
SetWindowLongA Frm.hwnd, GWL_EXSTYLE, GetWindowLongA(Frm.hwnd, GWL_EXSTYLE) Or WS_EX_LAYERED
SetLayeredWindowAttributes Frm.hwnd, 0, Value, LWA_ALPHA
ErrorHandler:
Exit Sub
End Sub
Private Sub Form_Load()
App.TaskVisible = False 'hidden aplikasi dari window taskmanager terserah mau true/false
'tetapi tidak hidden di process
'perintah menghindari aplikasi dijalankan 2 kali
'pada saat yg bersamaan
'----------------------------------------
If App.PrevInstance Then
End
End If
'----------------------------------------
silakandiedit '--> memanggil perintah pada -->> Private Sub silakandiedit()
End Sub
Private Sub Picture1_Click()
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
winHwnd = FindWindow(vbNullString, "HSUpdate") 'mencari jendela hsupdate
If Not winHwnd = 0 Then 'jika ditemukan
NTProcessList 'deteksi process pointblank
InjectExecute (NamaDll) 'inject library
End 'tutup otomatis injector
Else 'jika tidak
Label1.Caption = "Terserah anda mau Ganti Apa" 'sabar menanti
End If
End Sub
Private Sub Form_QueryUnload(Cancel As Integer, UnloadMode As Integer)
OpenURL "http://www.kombre.co.cc/", Me.hwnd
End Sub
- bikin 3 modul, klik menu project --> add modules, modul pertama berinama modinjection,
pada modinjection, masukkan code berikut:
Spoiler:
Option Explicit
Private Declare Function GetProcAddress Lib "kernel32" (ByVal hModule As Long, _
ByVal lpProcName As String) As Long
Private Declare Function GetModuleHandle Lib "kernel32" Alias "GetModuleHandleA" (ByVal lpModuleName As String) As Long
Private Declare Function LoadLibrary Lib "kernel32" Alias "LoadLibraryA" (ByVal lpLibFileName As String) As Long
Private Declare Function VirtualAllocEx Lib "kernel32" (ByVal hProcess As Long, _
lpAddress As Any, _
ByVal dwSize As Long, _
ByVal fAllocType As Long, _
flProtect As Long) As Long
Private Declare Function WriteProcessMemory Lib "kernel32" (ByVal hProcess As Long, _
ByVal lpBaseAddress As Any, _
lpBuffer As Any, _
ByVal nSize As Long, _
lpNumberOfBytesWritten As Long) As Long
Private Declare Function CreateRemoteThread Lib "kernel32" (ByVal ProcessHandle As Long, _
lpThreadAttributes As Long, _
ByVal dwStackSize As Long, _
ByVal lpStartAddress As Any, _
ByVal lpParameter As Any, _
ByVal dwCreationFlags As Long, _
lpThreadID As Long) As Long
Private Declare Sub Sleep Lib "kernel32" (ByVal dwMilliseconds As Long)
Public Sub InjectDll(DllPath As String, _
ProsH As Long)
Dim DLLVirtLoc As Long
Dim DllLength As Long
Dim inject As Long
Dim LibAddress As Long
Dim CreateThread As Long
Dim ThreadID As Long
Dim Bla As VbMsgBoxResult
g_loadlibary:
LibAddress = GetProcAddress(GetModuleHandle("kernel32.dll"), "LoadLibraryA")
If LibAddress = 0 Then
Bla = MsgBox("Can't find LoadLibrary API from kernel32.dll", vbYesNo, "ERROR")
If Bla = vbYes Then
GoTo g_loadlibary
Else 'NOT BLA...
Exit Sub
End If
End If
g_virutalallocex:
DllLength = Len(DllPath)
DLLVirtLoc = VirtualAllocEx(ProsH, 0, DllLength, &H1000, ByVal &H4)
If DLLVirtLoc = 0 Then
Bla = MsgBox("VirtualAllocEx API failed! - try again?", vbYesNo, "ERROR")
If Bla = vbYes Then
GoTo g_virutalallocex
Else 'NOT BLA...
Exit Sub
End If
End If
g_writepmemory:
inject = WriteProcessMemory(ProsH, ByVal DLLVirtLoc, ByVal DllPath, DllLength, vbNull)
If inject = 0 Then
Bla = MsgBox("Failed to Write DLL to Process! - try again?", vbYesNo, "ERROR")
If Bla = vbYes Then
GoTo g_writepmemory
Else 'NOT BLA...
Exit Sub
End If
End If
g_creatthread:
CreateThread = CreateRemoteThread(ProsH, ByVal 0, 0, ByVal LibAddress, ByVal DLLVirtLoc, 0, ThreadID)
If CreateThread = 0 Then
Bla = MsgBox("Failed to Create Thead! - try again?", vbYesNo, "ERROR")
If Bla = vbYes Then
GoTo g_creatthread
Else 'NOT BLA...
Exit Sub
End If
End If
QuickInjector.Label1.Caption = "Injected Successful!"
MsgBox "Dll Injection Successful!", vbInformation, "Success"
End Sub
Public Sub InjectExecute(ByVal sFlDLL As String)
Dim lProcInject As Long
lProcInject = OpenProcess(PROCESS_ALL_ACCESS, 0, IdTargetOne)
If lProcInject > "0" Then
Call InjectDll(sFlDLL, lProcInject)
' prjSuspend.cmdInjector.Enabled = False
End If
Call CloseHandle(lProcInject)
End Sub
modul kedua diberi nama modprocess. isikan kode berikut:
Spoiler:
Option Explicit
Public FileTarget As String
Public sFlDLL As String
Public IdTargetOne As Long
Private Const TH32CS_SNAPHEAPLIST As Long = &H1
Private Const TH32CS_SNAPPROCESS As Long = &H2
Private Const TH32CS_SNAPTHREAD As Long = &H4
Private Const TH32CS_SNAPMODULE As Long = &H8
Private Const TH32CS_SNAPALL As Double = (TH32CS_SNAPHEAPLIST Or TH32CS_SNAPPROCESS Or TH32CS_SNAPTHREAD Or TH32CS_SNAPMODULE)
Private Const MAX_PATH As Integer = 260
Public Const PROCESS_ALL_ACCESS As Long = &H1F0FFF
Private Type PROCESSENTRY32
dwSize As Long
cntUsage As Long
th32ProcessID As Long
th32DefaultHeapID As Long
th32ModuleID As Long
cntThreads As Long
th32ParentProcessID As Long
pcPriClassBase As Long
dwFlags As Long
szExeFile As String * MAX_PATH
End Type
Private Type MODULEENTRY32
dwSize As Long
th32ModuleID As Long
th32ProcessID As Long
GlblcntUsage As Long
ProccntUsage As Long
modBaseAddr As Long
modBaseSize As Long
hModule As Long
szModule As String * 256
szExePath As String * 260
End Type
Private Type THREADENTRY32
dwSize As Long
cntUsage As Long
th32ThreadID As Long
th32OwnerProcessID As Long
tpBasePri As Long
tpDeltaPri As Long
dwFlags As Long
End Type
Private Const THREAD_SUSPEND_RESUME As Long = &H2
Private hThread As Long
Private Declare Function CreateToolhelp32Snapshot Lib "kernel32" (ByVal lFlags As Long, _
ByVal lProcessID As Long) As Long
Private Declare Function Module32First Lib "kernel32" (ByVal hSnapShot As Long, _
uProcess As MODULEENTRY32) As Long
Private Declare Function lstrlen Lib "kernel32" Alias "lstrlenA" (ByVal lpString As String) As Long
Private Declare Function GetFileTitle Lib "COMDLG32.DLL" Alias "GetFileTitleA" (ByVal lpszFile As String, _
ByVal lpszTitle As String, _
ByVal cbBuf As Integer) As Integer
Private Declare Function Thread32First Lib "kernel32.dll" (ByVal hSnapShot As Long, _
ByRef lpte As THREADENTRY32) As Boolean
Private Declare Function Thread32Next Lib "kernel32.dll" (ByVal hSnapShot As Long, _
ByRef lpte As THREADENTRY32) As Boolean
Public Declare Function OpenProcess Lib "kernel32" (ByVal dwDesiredAccess As Long, _
ByVal bInheritHandle As Long, _
ByVal dwProcessId As Long) As Long
Private Declare Function TerminateProcess Lib "kernel32" (ByVal hProcess As Long, _
ByVal uExitCode As Long) As Long
Public Declare Function FindWindow Lib "USER32" Alias "FindWindowA" (ByVal Classname As String, _
ByVal WindowName As String) As Long
Private Declare Function PostMessage Lib "USER32" Alias "PostMessageA" (ByVal hwnd As Long, _
ByVal wMsg As Long, _
ByVal wParam As Long, _
lParam As Any) As Long
Private Declare Function Process32First Lib "kernel32" (ByVal hSnapShot As Long, _
uProcess As PROCESSENTRY32) As Long
Private Declare Function Process32Next Lib "kernel32" (ByVal hSnapShot As Long, _
uProcess As PROCESSENTRY32) As Long
Public Declare Function CloseHandle Lib "kernel32" (ByVal hObject As Long) As Long
Private Declare Function OpenThread Lib "kernel32.dll" (ByVal dwDesiredAccess As Long, _
ByVal bInheritHandle As Boolean, _
ByVal dwThreadId As Long) As Long
Private Declare Function ResumeThread Lib "kernel32.dll" (ByVal hThread As Long) As Long
Private Declare Function SuspendThread Lib "kernel32.dll" (ByVal hThread As Long) As Long
Public Function NTProcessList() As Long
Dim FileName As String
Dim ExePath As String
Dim hProcSnap As Long
Dim hModuleSnap As Long
Dim lProc As Long
Dim uProcess As PROCESSENTRY32
Dim uModule As MODULEENTRY32
On Error Resume Next
hProcSnap = CreateToolhelp32Snapshot(TH32CS_SNAPALL, 0&)
uProcess.dwSize = Len(uProcess)
lProc = Process32First(hProcSnap, uProcess)
Do While lProc
If uProcess.th32ProcessID <> 0 Then
hModuleSnap = CreateToolhelp32Snapshot(TH32CS_SNAPALL, uProcess.th32ProcessID)
uModule.dwSize = Len(uModule)
Module32First hModuleSnap, uModule
If hModuleSnap > 0 Then
ExePath = StripNulls(uModule.szExePath)
FileName = GetFName(ExePath)
If FileTarget = FileName Then
IdTargetOne = uProcess.th32ProcessID
End If
End If
End If
lProc = Process32Next(hProcSnap, uProcess)
Loop
Call CloseHandle(hProcSnap)
Call CloseHandle(lProc)
On Error GoTo 0
End Function
Private Function StripNulls(ByVal sStr As String) As String
StripNulls = Left$(sStr, lstrlen(sStr))
End Function
Public Function GetFName(fn) As String
Dim f%, n%
GetFName = fn
f% = InStr(fn, "")
Do While f%
n% = f%
f% = InStr(n% + 1, fn, "")
Loop
If n% > 0 Then GetFName = Mid$(fn, n% + 1)
End Function
Private Function Thread32Enum(ByRef Thread() As THREADENTRY32, _
ByVal lProcessID As Long) As Long
Dim THREADENTRY32 As THREADENTRY32
Dim hThreadSnap As Long
Dim lThread As Long
On Error Resume Next
ReDim Thread(0) As THREADENTRY32
hThreadSnap = CreateToolhelp32Snapshot(TH32CS_SNAPTHREAD, lProcessID)
THREADENTRY32.dwSize = Len(THREADENTRY32)
If Thread32First(hThreadSnap, THREADENTRY32) = False Then
Thread32Enum = -1
Exit Function
Else
ReDim Thread(lThread) As THREADENTRY32
Thread(lThread) = THREADENTRY32
End If
Do
If Thread32Next(hThreadSnap, THREADENTRY32) = False Then
Exit Do
Else
lThread = lThread + 1
ReDim Preserve Thread(lThread)
Thread(lThread) = THREADENTRY32
End If
Loop
Thread32Enum = lThread
Call CloseHandle(hThreadSnap)
On Error GoTo 0
End Function
modul yang ke 3 di beri nama modbrowser sebagai berikut
Spoiler:
'modul buka browser
Public Declare Function ShellExecute Lib "shell32.dll" Alias "ShellExecuteA" _
(ByVal hwnd As Long, _
ByVal lpOperation As String, _
ByVal lpFile As String, _
ByVal lpParameters As String, _
ByVal lpDirectory As String, _
ByVal nShowCmd As Long) As Long
Public Sub OpenURL(situs As String, sourceHWND As Long)
Call ShellExecute(sourceHWND, vbNullString, situs, vbNullString, vbNullString, 1)
End Sub
jika udah selesai save semuanya berinama sesukanya.
jika udah selesai klik menu file pilih make project exe*
ket:
*nama project exe yang dibuat misalnya Pertamax.exe.
selesai,
4. Kurang satu lagi karena klo ane jelasin entar kepanjangan mending ane liatin videonya ajah
Nih Video Tutor Membuat DLL sendiri :
~SELAMAT MENCOBA~
Cara membuat cheat Point Blank (Cara1)
[-]VC +++ 2010
[-] Microsoft DirectX 9.0 SDK (Summer 2004)
Langkah Pertama :
1. Buka Visual C++ 2010 Express Edition, Setelah itu buat New Project.
2. Pilih Visual C++, Empty Project dan namakan dengan zenix D3Dbase.
3. Ok Project telah dibuat, Setelah itu buat Header lalu Klik pada Project dan pilih Add New Item.
Pilih Header File dan Namai dengan zenixMenuClass.h dan isikan code berikut:
Code:
//==================================================================
// This file is part of zenixbase d3d v1
// (c) copyright zenix 2010
// special thanks to:
// Hasrul AE
// //mcz yang selalu dukung gw
/cakramnet.blogspot.com/
//==================================================================
#include "Functions.h"
typedef struct{
int index;
char * title;
int *hack;
int hackmaxval;
int hacktype;
DWORD HCOLOR;
}ITEM;
class zenixMenu {
public:
LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice;
LPD3DXFONT pFont;
int hackcount;
int selector;
int x,y,w,h;
DWORD COLOR;
ITEM HACKITEM[99];
char hackrval[256];
void CreateItem(int index, char * title, int *hack,int hackmaxval=1,int hacktype=0);
void BuildMenu(char * menuname, int x, int y, int h, int w, DWORD TITLECOL, DWORD BACKCOLOR, DWORD BORDERCOLOR, LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice);
void RenderMenu();
};
typedef HRESULT ( WINAPI* oReset )( LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice, D3DPRESENT_PARAMETERS* pPresentationParameters );
typedef HRESULT (WINAPI* oEndScene)(LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice);
//Colors A,R,G,B Gan Silahkan dipakai untuk membuat Chams
#define RED D3DCOLOR_ARGB(255, 255, 0, 0)
#define GREEN D3DCOLOR_ARGB(255, 0, 255, 0)
#define BLUE D3DCOLOR_ARGB(255, 0, 0, 255)
#define WHITE D3DCOLOR_ARGB(255, 255, 255, 255)
#define BLACK D3DCOLOR_ARGB(255, 0, 0, 0)
#define YELLOW D3DCOLOR_ARGB(255, 255, 255, 0)
#define TEAL D3DCOLOR_ARGB(255, 0, 255, 255)
#define PINK D3DCOLOR_ARGB(255, 255, 240, 0)
#define ORANGE D3DCOLOR_ARGB(255, 255, 132, 0)
#define LIME D3DCOLOR_ARGB(255, 198, 255, 0)
#define SKYBLUE D3DCOLOR_ARGB(255, 0, 180, 255)
#define MAROON D3DCOLOR_ARGB(255, 142, 30, 0)
#define LGRAY D3DCOLOR_ARGB(255, 174, 174, 174)
#define DGRAY D3DCOLOR_ARGB(255, 71, 65, 64)
#define BROWN D3DCOLOR_ARGB(255, 77, 46, 38)
#define SHIT D3DCOLOR_ARGB(255, 74, 38, 38)
4. Setelah itu buat Header lagi dan Beri Nama dengan Functions.h dan Isi dengan code berikut :
Code:
//==================================================================
// This file is part of zenixbase d3d v1
// (c) copyright zenix 2010
// special thanks to:
// Hasrul Ae/
// //mcz yang selalu dukung gw
// cakramnet.blogspot.com
//==================================================================
#include "SystemIncludes.h"
void PrintText(char pString[], int x, int y, D3DCOLOR col, ID3DXFont *font)
{
RECT FontRect = { x, y, x+500, y+30 };
font->DrawText( NULL, pString, -1, &FontRect, DT_LEFT | DT_WORDBREAK, col);
}
void FillRGB( int x, int y, int w, int h, D3DCOLOR color, IDirect3DDevice9* pDevice )
{
if( w < 0 )w = 1; if( h < 0 )h = 1; if( x < 0 )x = 1; if( y < 0 )y = 1; D3DRECT rec = { x, y, x + w, y + h }; pDevice->Clear( 1, &rec, D3DCLEAR_TARGET, color, 0, 0 );
}
void DrawBorder( int x, int y, int w, int h, int px, D3DCOLOR BorderColor, IDirect3DDevice9* pDevice )
{
FillRGB( x, (y + h - px), w, px, BorderColor, pDevice );
FillRGB( x, y, px, h, BorderColor, pDevice );
FillRGB( x, y, w, px, BorderColor, pDevice );
FillRGB( (x + w - px), y, px, h, BorderColor, pDevice );
}
void DrawBox( int x, int y, int w, int h, D3DCOLOR BoxColor, D3DCOLOR BorderColor, IDirect3DDevice9* pDevice )
{
FillRGB( x, y, w, h, BoxColor, pDevice );
DrawBorder( x, y, w, h, 1, BorderColor, pDevice );
}
bool isMouseinRegion(int x1, int y1, int x2, int y2) {
POINT cPos;
GetCursorPos(&cPos);
if(cPos.x > x1 && cPos.x < x2 && cPos.y > y1 && cPos.y < y2){ return true; } else { return false; } } bool bCompare(const BYTE* pData, const BYTE* bMask, const char* szMask) { for(;*szMask;++szMask,++pData,++bMask) if(*szMask=='x' && *pData!=*bMask) return 0; return (*szMask) == NULL; } DWORD FindPattern(DWORD dwAddress,DWORD dwLen,BYTE *bMask,char * szMask) { for(DWORD i=0; i
5. Buat Header lagi beri Nama SystemIncludes.h dan Isikan code berikut :
Code:
//==================================================================
// This file is part of zenixbase d3d v1
// (c) copyright zenix 2010
// special thanks to:
// Hasrul Ae
// //mcz yang selalu dukung gw
// cakramnet.blogspot.com
//==================================================================
#include
#include
#include
#include
#pragma comment(lib,"d3dx9.lib")
6. Klik pada Source Files kemudian Add New Item pilih C++ File (.cpp) Beri Nama D3dbase.cpp Isikan code berikut :
Code:
//==================================================================
// This file is part of zenixbase d3d v1
// (c) copyright zenix 2010
// special thanks to:
// Hasrul Ae
// //mcz yang selalu dukung gw
/cakramnet.blogspot.com/
//==================================================================
#include "zenixMenuClass.h"
oReset pReset;
oEndScene pEndScene;
zenixMenu dMenu;
LPDIRECT3DDEVICE9 g_pDevice = 0;
//Mengatur Offset Font Menu Hack
int xFontOffSet = 15;
int hackopt1;
int MenuHeight = 10;
int show=1;
int b = 0;
//==================================================================
//Menu HACK
int hack1 = 0;
int hack2 = 0;
int hack3 = 0;
int hack4 = 0;
int hack5 = 0;
//==================================================================
void zenixMenu::CreateItem(int index, char * title, int *hack, int hackmaxval,int hacktype)
{
hackcount++;
HACKITEM[hackcount].index = index;
HACKITEM[hackcount].hack = hack;
HACKITEM[hackcount].hackmaxval = hackmaxval;
HACKITEM[hackcount].hacktype = hacktype;
// Mengatur tinggi rendahnya Menu Hack
PrintText(title, xFontOffSet, index*15,HACKITEM[hackcount].HCOLOR,pFont); }
void zenixMenu::BuildMenu(char * menuname, int x, int y, int h, int w, DWORD TITLECOL, DWORD BACKCOLOR, DWORD BORDERCOLOR, LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice)
{
if(GetAsyncKeyState(VK_INSERT)&1)show=(!show); //Memunculkan Menu HACK (INSERT)
if(!show) {
DrawBox(0,0, w, 20, BACKCOLOR, BORDERCOLOR, pDevice);
PrintText(menuname, 5, 2, TITLECOL, pFont);
return;
}
DrawBox(x,y, w, h, BACKCOLOR, BORDERCOLOR, pDevice); // Sesuaikan dengan Base Menu HACK
PrintText(menuname, x+10, y+2, TITLECOL, pFont);
CreateItem(1,"Ammo", &hack1);
CreateItem(2,"Recoil", &hack2);
CreateItem(3,"Wallhack", &hack3);
CreateItem(4,"Chams", &hack4);
CreateItem(5,"Apa aja deh", &hack5);
RenderMenu();
}
void zenixMenu::RenderMenu() //Hotkey menu
{
if(GetAsyncKeyState(VK_DOWN)&1)
selector++;
if(GetAsyncKeyState(VK_UP)&1)
if(selector > 1)
selector--;
if (GetAsyncKeyState(VK_RIGHT)<0){ for(int i=0;i < (hackcount+1);i++){ if(selector == HACKITEM[i].index){ if(*HACKITEM[i].hack < HACKITEM[i].hackmaxval) *HACKITEM[i].hack += 1; } } } if (GetAsyncKeyState(VK_LEFT)<0){ for(int i=0;i < (hackcount+1);i++){ if(selector == HACKITEM[i].index){ *HACKITEM[i].hack = 0; Sleep(200); } } } for(int i=0;i < (hackcount+1);i++){ if(selector == HACKITEM[i].index) HACKITEM[i].HCOLOR = GREEN; else HACKITEM[i].HCOLOR = RED; } for(int i=1; i<(hackcount+1); i++){ if(HACKITEM[i].hacktype == 0){ if(*HACKITEM[i].hack == 1) // Mengatur tinggi rendahnya Menu Hotkey PrintText("On", xFontOffSet+100, HACKITEM[i].index*15,WHITE,pFont); else PrintText("Off", xFontOffSet+100, HACKITEM[i].index*15,RED,pFont); } } if(selector < 1) selector = 1; if(selector > hackcount)
selector = 1;
hackcount = 0;
}
void TestThread() //Memunculkan texk jika ON/OFF
{
if( hack1 == 1)
PrintText("Jika Ammo [ON] text akan berubah warna", 30, 200, GREEN, dMenu.pFont);
else
PrintText("Jika Ammo [ON] text akan berubah warna", 30, 200, RED, dMenu.pFont);
} //Sesuaikan saja
void ReFont(LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice) //Untuk penggantian font
{
if (g_pDevice != pDevice)
{
g_pDevice = pDevice;
try
{
if (dMenu.pFont != 0)
dMenu.pFont->Release();
} catch (...) {}
dMenu.pFont = 0;
D3DXCreateFontA(pDevice, 14, 0, FW_BOLD, 0, 0, DEFAULT_CHARSET, OUT_TT_ONLY_PRECIS, PROOF_QUALITY, DEFAULT_PITCH | FF_DONTCARE, "Arial", &dMenu.pFont );
}
}
HRESULT WINAPI Reset(IDirect3DDevice9* pDevice, D3DPRESENT_PARAMETERS* pPresentationParameters )
{
dMenu.pFont->OnLostDevice();
HRESULT hRet = pReset(pDevice, pPresentationParameters);
dMenu.pFont->OnResetDevice();
return hRet;
}
// Menu TITLE
HRESULT WINAPI EndScene(LPDIRECT3DDEVICE9 pDevice)
{
ReFont(pDevice);
dMenu.BuildMenu("Nyit-nyit.net 2010",0,0,190,200,RED,BLACK,GREEN,pDevice);
TestThread();
return pEndScene(pDevice);
}
int D3Dinit(void)
{
DWORD hD3D, adr, *vtbl;
hD3D=0;
do {
hD3D = (DWORD)GetModuleHandle("d3d9.dll");
Sleep(10);
} while(!hD3D);
adr = FindPattern(hD3D, 0x128000, (PBYTE)"\xC7\x06\x00\x00\x00\x00\x89\x86\x00\x00\x00\x00\x89\x86", "xx????xx????xx");
if (adr) {
memcpy(&vtbl,(void *)(adr+2),4);
pReset = (oReset) DetourFunction((PBYTE)vtbl[16] , (PBYTE)Reset ,5);
pEndScene = (oEndScene) DetourFunction((PBYTE)vtbl[42], (PBYTE)EndScene,5);
}
return 0;
}
BOOL WINAPI DllMain ( HMODULE hDll, DWORD dwReason, LPVOID lpReserved )
{
DisableThreadLibraryCalls(hDll);
if ( dwReason == DLL_PROCESS_ATTACH ) {
CreateThread(NULL, NULL, (LPTHREAD_START_ROUTINE)D3Dinit, NULL, NULL, NULL);
}
if( dwReason == DLL_PROCESS_DETACH) {
dMenu.pFont->Release();
}
return TRUE;
}
7. Kemudian Save All Project.
8. Setelah project telah di Save lalu Compile/Start Debugging.
Jangan lupa rubah Properties Project rubah Application (.exe) menjadi Dinamic Library (.dll)
Pada Fungtions.h void *DetourFunction
Code:
oid *DetourFunction (BYTE *src, const BYTE *dst, const int len)
{
BYTE *jmp;
DWORD dwback;
DWORD jumpto, newjump;
VirtualProtect(src,len,PAGE_READWRITE,&dwback);
if(src[0] == 0xE9)
{
jmp = (BYTE*)malloc(10);
jumpto = (*(DWORD*)(src+1))+((DWORD)src)+5;
newjump = (jumpto-(DWORD)(jmp+5));
jmp[0] = 0xE9;
*(DWORD*)(jmp+1) = newjump;
jmp += 5;
jmp[0] = 0xE9;
*(DWORD*)(jmp+1) = (DWORD)(src-jmp);
}
else
{
jmp = (BYTE*)malloc(5+len);
memcpy(jmp,src,len);
jmp += len;
jmp[0] = 0xE9;
*(DWORD*)(jmp+1) = (DWORD)(src+len-jmp)-5;
}
src[0] = 0xE9;
*(DWORD*)(src+1) = (DWORD)(dst - src) - 5;
for(int i = 5; i < len; i++) src[i] = 0x90; VirtualProtect(src,len,dwback,&dwback); return (jmp-len); }
bisa kalian ganti dengan:
Code:
void *DetourFunction (BYTE *src, const BYTE *dst, const int len)
{
BYTE *jmp = (BYTE*)malloc(len+5);
DWORD dwBack;
VirtualProtect(src, len, PAGE_EXECUTE_READWRITE, &dwBack);
memcpy(jmp, src, len);
jmp += len;
jmp[0] = 0xE9;
*(DWORD*)(jmp+1) = (DWORD)(src+len - jmp) - 5;
src[0] = 0xE9;
*(DWORD*)(src+1) = (DWORD)(dst - src) - 5;
for (int i=5; i
Jika Sudah Silahkan Anda Mengetes Cheatnya....Kalo Pas Mw Login Windowsnya Kelap-kelip Maka Cheat Tersebut Berhasil.............
By: ™GMPB_SC™
Jika Ok Beri Tanda




















